Sejatinya menghadap ke mana pun, kita melihat kebesaran Allah yang membuat kita menyebut nama-Nya. Bukan hanya di Ka‘bah, tapi juga di gubuk-gubuk orang miskin, di rumah-rumah yatim, bahkan di lembaga pemasyarakatan. Masjid bisa roboh, Ka‘bah bisa sepi, tapi hati manusia yang beriman akan abadi dalam ketaatan dan kecintaan pada-Nya.
Manusia merupakan mahluk social. Sebagai mahluk social maka pasti berhubungan dan bekerjasama dengan orang lain, salah satunya dalam bentuk komunikasi. Dalam komunikasi antar manusia, tentu saja kita tidak mau sekedar menjadi pendengar, tetapi harus mampu menguasai keadaan dan menyeimbangkan, bahkan menguasai topik percakapan dengan lawan bicara. Dengan kata lain, kita harus menaklukan lawan bi…
Berani Berubah Untuk Hidup Yang Lebih Baik ini merupakan buku yang menjelaskan bagaimana manusia memahami dan mengenal kepribadiannya sendiri. Buku ini menjelaskan bagaimana proses berubah dalam kehidupan manusia. Terkadang, manusia tidak sabar dalam menjalankan proses untuk menjadi lebih baik sehingga kerap kali mengulangi kesalahan yang sama. Disaat kita berusaha untuk berbuat baik dan men…